Minggu, 11 Desember 2016

Ruang Lingkup Filsafat Ilmu



      Bidang garapan filsafat ilmu terutama diarahkan pada komponen-komponen yang menjadi tiang penyangga bagi eksistensi ilmu, yaitu ontology, epistemology dan aksiologi.

  •  Ontologi Ilmu, meliputi apa hakikat ilmu itu, apa hakikat kebenaran dan kenyataan yang inheren dengan pengetahuan ilmiah, yang tidak terlepas dari persepsi filsafat tentang apa dan bagaimana “ada” itu. Paham monism yang terpecah menjadi idealism atau spiritualisme, paham dualism, pluralism dengan berbagai nuansanya, merupakan paham ontologik yang pada akhirnya menentukan pendapat bahkan keyakinan kita masing-masing mengenai apa dan bagaimana ada sebagaimana manifestasi kebenaran yang kita cari.

  • Epistemologi Ilmu, meliputi sumber ilmu, sarana, dan atat acara meggunakan sarana tersebut untuk mencapai pengetahuan (ilmiah). Perbedaan mengenal pilihan landasan ontologik akan dengan sendirinya mengakibatkan perbedaan dalam menentukan sarana yang akan kita pilih. Akal (Verstand), akal budi (Vernunft), pengalaman, atau komunikasi antara akal dan pengalaman, intuisi, merupakan sarana yang dimaksud dalam epistemologik, sehingga dikenal adanya model? Model epistemologik seperti: rasionalisme, empirisme, kritisisme atau rasionalisme kritis, positivism, fenomenologi dengan berbagai variasinya.

  • Aksiologi Ilmu, meliputi nilai-nilai (values) yang bersifat normative dalam pemberian makna terhadap kebenaran atau kenyataan sebagaimana kita jumpai dalam kehidupan kita yang menjelajahi berbagai kawasan, seperti kawasan sosial, kawasan simbolik matematis atau pun fisik/ material. Lebih dari itu nilai? Nilai juga ditunukkan oleh aksiologi ini sebagai suatu “condition sine qua non” yang wajib dipatuhi dalam kegiatan kita, baik dalam melakukan penelitian maupun di dalam menerapkan ilmu.

             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar